Digemari Banyak Orang, Ini Dia 6 Jenis Mentimun Populer di Indonesia

Mentimun Populer di Indonesia – Mentimun itu adalah sayuran buah populer di seluruh dunia. Termasuk di Indonesia. Soalnya bisa jadi makanan pendamping favorit banyak orang.

Apapun makanannya, mentimun lalapannya. Makan nasi goreng, pakai mentimun. Makan penyetan, pakai mentimun. Bikin mie goreng, makin nikmat kalu ditambah mentimun. Iya kan?

6 Jenis Mentimun Populer di Indonesia

Jenis mentimun di seluruh dunia tuh banyak banget. Di Indonesia sendiri ada 6 jenis mentimun populer yang sering dikonsumsi.

Membedakan mentimun paling mudah adalah dari bentuk buah dan warna kulit buahnya. Soalnya kalau dari batang, daun, dan bunga. Bentuknya sama untuk semua jenis mentimun. Hanya ketinggiannya saja yang bisa jadi berbeda.

Nah, kalau 6 jenis mentimun populer yang ada di Indonesia. Seperti apa ya perbedaannya?

mentimun hijau

1. Mentimun Hijau

Mentimun hijau dikenal juga dengan sebutan mentimun biasa. Soalnya mentimun ini adalah jenis mentimun yang paling populer di Indonesia.

Banyak ditanam sehingga mudah ditemukan di mana saja. Ciri utamanya adalah warna kulit buahnya yang terang, hijau keputih-putihan. Selain itu kulitnya juga tipis dan lunak.

Daging buahnya mengandung banyak air dan cenderung transparan. Bijinya juga banyak. Karenanya mentimun hijau ini lebih enak dipanen saat masih muda. Ketika biji belum terlalu matang.

Kalau kamu membeli mentimun ke warung. Atau saat kamu makan pecel lele di pinggir jalan. Kemungkinan yang kamu makan adalah mentimun hijau ini.

2. Mentimun Watang

Membedakan mentimun watang dan mentimun hijau mungkin agak susah ya. Sebab warna kulit buahnya sama-sama hijau terang. Perbedaannya, kulit buah mentimun watang lebih tebal dan keras.

Terus saat tua berubah jadi kuning. Sementara mentimun hijau berubah menjadi cokelat.

Coba nanti ya, jika kamu kebetulan membeli mentimun. Dan saat dikupas kulitnya agak tebal. Bisa jadi yang kamu beli adalah mentimun watang.  

Mentimun wuku

3. Mentimun Wuku

Saya hafal banget sama mentimun yang satu ini. Soalnya saya pernah membudidayakan mentimun wuku di ladang.

Kalau di tempat saya, mentimun wuku ini terkenal dengan nama mentimun Madura. Itu untuk membedakannya dengan mentimun hijau.

Mentimun wuku mudah banget dibedakan dengan mentimun hijau. Warna kulit buahnya hijau kecokelatan saat masih muda. Lalu perlahan warna cokelatnya semakin mendominasi. Ketika matang sempurna menjadi cokelat gelap.

Untuk daging buahnya sama saja. Berair dan mengandung banyak biji. Namun sedikit lebih manis.  

Mentimun wuku mungkin tak ada di semua daerah di Indonesia. Tapi mentimun ini bisa kamu temui di daerah Jawa Timur. Terutama di Madura dan di daerah tapal kuda. Seperti Jember, Bondowoso, dan Probolinggo.

mentimun krai

4. Mentimun Krai

Mentimun krai memiliki kulit buah yang halus. Berwarna hijau dengan garis-garis putih yang terlihat jelas. Daging buahnya tidak terlalu berair dan berwarna agak kekuningan.

Di kampung saya, krai biasanya dijadikan bahan campuran rujak. Ada yang mencapurnya langsung saat masih segar. Ada yang merebusnya terlebih dahulu.

Semakin ke sini, rasanya saya mulai jarang melihat mentimun krai ini di pasaran. Mungkin saya harus menanamnya nanti.

timun suri

5. Timun Suri

Saya bilang sih Timun Suri ini adalah kakaknya timun-timun Indonesia. Ukurannya itu loh, 10 kali lipat lebih besar dibanding timun-timun lainnya.

Berbeda dengan timun jenis lainnya yang lebih enak dikonsumsi saat masih muda. Timun suri justru dinikmati ketika matang. Sebab rasanya manis. Makanya kalau di Indonesia timun suri banyak diolah sebagai minuman.

Timun suri ini juga masuk dalam rombongan buah Ramadhan. Memasukan bulan suci ini, timun suri banyak dijual di pinggir-pinggir jalan.

Timun Jepang

6. Timun Jepang

Timun Jepang atau Kyuri, meski tak terlalu banyak jumlahnya di Indonesia. Saya tetap memasukkanya ke daftar jenis mentimun populer di Indonesia.

Di pasar-pasar tradisional mungkin si kyuri ini tidak dijual. Tapi kalau di super market atau mall-mall besar kamu bisa menemukannya.

Meski kyuri asalnya dari Jepang dan pusat pengembangannya juga di sana. Timun Jepang juga mulai dibudidayakan di Indonesia loh. Daerah yang menanam kyuri adalah Jawa Timur dan Jawa Barat.

Nah, dari semua jenis mentimun populer di Indonesia yang sudah saya sebutkan di atas. Mana nih yang pernah kamu coba? Kalau saya, cuma kyuri dan timun mas sih yang belum saya coba.

Bagikan

3 comments

  1. Terima kasih penjelasannya.
    Timun Jepang amat sangat mirip dengan timun welut (bahasa Jawa). Apa memang sama?
    terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *