Perbedaan Lantai Granit vs Marmer

Lantai dari Granit vs Marmer, Ketahui 5 Perbedaannya!

Apakah Teman-teman ingin mengubah lantai eksterior hunian? Tapi bingung soal bahannya. Granit vs marmer ya!

Don’t worry ya, Temans! Artikel ini akan membantu kalian agar bisa memilih dengan tepat material untuk membangun hunian yang nyaman.

Perlu Teman-teman ketahui bahwa marmer dan granit merupakan jenis batuan yang berbeda. Meski begitu, kedua jenis batuan ini memang sering kali kita gunakan untuk keperluan material bangunan apapun.

Oleh karena itu, biar tidak tertukar saat memilih material, simak perbedaan kedua jenis batuan ini!

5 Perbedaan Granit vs Marmer untuk Lantai Eksterior

Ketika sedang memilih material bangunan untuk hunian atau komersial tentu kita akan memilih bahan material terbaik. Granit dan marmer menjadi material bangunan terbaik di antara jenis batuan lain.

Lalu, apa perbedaan antara keduanya? Simak pembahasannya di bawah ini:

1. Perbedaan Struktur

Perbedaan pertama terletak pada aspek struktur pembentukan dua jenis bebatuan ini. Granit memiliki struktur yang terdiri dari mineral seperti quartz, mika dan feldspar, yang mana bahan-bahan mineral tersebut telah tercampur bahan kimia lainnya.

Sedangkan marmer terdiri dari struktur kalsium karbonat, kalsit, dan dolomit yang telah mengalami pengendapan atau penekanan selama bertahun-tahun. Struktur marmer lebih khas karena memberikan tampilan yang unik dan spesial.

2. Perbedaan Warna dan Tekstur

Granit dan marmer memiliki tekstur dan warna yang berbeda dan hal ini menjadi aspek pembeda yang paling mencolok dari kedua material tersebut. Granit memiliki tekstur yang cenderung kasar daripada marmer.

Material keramik granit memiliki variasi warna yang beragam, seperti hitam, putih, abu-abu, hingga merah. Sedangkan marmer umumnya hanya memiliki warna putih atau abu-abu.

Kekhasan tekstur dari marmer adalah pola urat yang unik sekaligus lebih halus dan licin daripada granit.

3. Perbedaan Kekuatan

Untuk material lantai eksterior dan jenis bangunan lainnya, kedua jenis bebatuan ini memiliki perbedaan dalam aspek durability atau kekuatan.

Material granit terkenal dengan kekerasan yang tinggi, tahan goresan, noda dan panas. Sehingga banyak orang yang menggunakan material granit untuk lantai bagian eksterior atau dapur.

Sedangkan keramik marmer memiliki durability yang cenderung kurang tahan goresan. Tingkat kekerasan marmer juga lebih rendah daripada granit. Terlebih jika material marmer tergores benda tajam atau tertimpa benda berat.

Namun, kedua material ini sama-sama akan tahan lama jika kita menggunakan produk perekat lantai yang tepat. SikaCeram®-180 GA TileFix adalah pilihan tepat untuk perekat material jenis bebatuan di atas. Alasannya, karena produk ini memiliki daya lekat terbaik, cocok untuk keramik berbahan granit dan marmer.

4. Perbedaan Harga dan Perawatan

Perbedaan yang keempat terletak pada aspek harga dan perawatan. Material granit memiliki harga yang cenderung lebih murah daripada marmer. Satu jenis material granit dengan kualitas terbaik memiliki harga yang masih cenderung terjangkau daripada material marmer.

Harga material marmer lebih mahal karena motif dan tekstur alami dinilai memiliki eksklusivitas yang tinggi dibanding granit. Harga marmer yang tinggi sebanding dengan kesulitannya dalam melakukan perawatan.

Penyebabnya adalah marmer tidak tahan terhadap resapan cairan akibat pori-pori batu yang terbuka. Maka dari itu, kita perlu melakukan polishing dari waktu ke waktu untuk menjaga warna dan tekstur dari marmer. Berbeda dengan granit yang lebih tahan terhadap noda dan cairan.

5. Perbedaan dalam Penggunaan

Perbedaan terakhir terletak pada penggunaan atau aplikasi, yang mana marmer dan granit memiliki perbedaan yang signifikan. Material granit sering kita aplikasikan pada area lantai dapur, meja, dinding kamar mandi dan proyek eksterior. Hal ini karena sifatnya yang kuat dan tahan terhadap panas serta goresan.

Berbeda dengan marmer yang cenderung kurang tahan terhadap tekanan tinggi, panas atau goresan. Sehingga, biasanya material marmer kita pasang pada area umum seperti lantai dan dinding bagian interior serta area tangga.

Tapi, Teman-teman juga bisa menggunakan kedua material ini di area eksterior asalkan material perekat keramik yang digunakan berkualitas tinggi. Salah satunya adalah produk SikaCeram®-180 GA TileFix yang sangat cocok digunakan untuk granit dan marmer. Keunggulan lainnya adalah pengaplikasian perekat yang mudah, yaitu hanya tambahkan air saja.

Jadi, Pilih Granit atau Marmer untuk Lantai Eksterior?

Bahan Granit atau Marmer

Setelah mengetahui berbagai perbedaan dari material granit dan marmer, pertanyaannya adalah material mana yang akan kita pilih untuk hunian? Secara umum, granit dan marmer merupakan jenis batuan popular yang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Ketika Teman-teman dihadapkan pada pilihan antara marmer vs granit yang dipakai untuk hunian, maka kalian wajib mempertimbangkan berbagai aspek. Seperti aspek harga, kebutuhan pemasangan, aspek tampilan, kekuatan dan yang paling penting adalah fungsi utama dari bahan material tersebut.

Teman-teman juga wajib menentukan kebutuhan dan fungsionalitas sebelum memilih sebuah bahan material. Jika Anda ingin memilih bahan material untuk lantai bagian eksterior, bahan material granit dapat menjadi pilihan terbaik Anda.

Kesimpulan

Perbedaan material granit dan marmer bisa kita lihat dari berbagai aspek, seperti harga, tekstur, warna, perawatan hingga durability. Untuk area penggunaan lantai bagian eksterior, Teman-teman bisa memilih granit sebagai bahan material utama. Namun, tidak dilarang pula jika kalian ingin menggunakan marmer.

Untuk mendukung pemasangan lantai granit hunian, pilih produk perekat keramik yang memiliki keunggulan tinggi. Salah satu perekat keramik yang dapat Anda andalkan adalah produk Sika, khususnya produk SikaCeram®-180 GA TileFix.

Keunggulan produk ini yaitu daya lekat yang baik, cocok untuk keramik, mozaik, dan berbagai material lainnya. Pengaplikasian produk bisa kita terapkan pada area basah tidak terendam seperti lantai kamar mandi. Tidak hanya itu, penggunaan mudah hanya dengan menambahkan air.

Tidak perlu ragu untuk menggunakan produk ini, karena Sika merupakan pencetus waterproofing semen pertama di Indonesia dan telah berdiri selama 113 tahun. Tidak hanya itu, Sika telah menangani banyak project global. Salah satunya adalah renovasi lantai keramik PLTA Eglisau-Glattfelden di Swiss.

Mudah bukan? Maka dari itu, gunakan produk tile adhesive dari Sika untuk membantu pemasangan lantai eksterior berbahan granit rumah Teman-teman. Ketahui informasi lengkapnya di sini!

Bagikan

21 comments

  1. Baik granit maupun marmer adalah pilihan yang bagus untuk lantai rumah. Pilihan terbaik harusnya tergantung pada kebutuhan dan preferensi. Jika emang mencari lantai yang tahan lama dan mudah dirawat, granit adalah pilihan yang tepat. Jika menginginkan lantai yang indah dan elegan dengan kilau yang tinggi, marmer adalah pilihan yang tepat.

  2. Kalau saya lebih suka granit karena variasi warnanya lebih banyak, sehingga bisa lebih banyak pilihan untuk bisa disesuaikan dengan desain rumah

  3. untuk interior kami memilih marmer sih tapi untuk eksterior pilihannya granit, waktu itu saya ga paham banget, lebih fokus ke harga dan warna, suami yang mennetukan mau pakai yang mana hehe

  4. Marmer lebih mahal tapi lebih kuat ya, untuk desain interior sich baiknya memang tetap marmer. Cuma apapun itu mau pasang marmer atau keramik jenis kita harus memilih perekat yang baik kaya produk SIKA.

  5. Kalau mau beli granit atau marmer kudu dipertimbangkan juga ya mau ditaruh di bagian (rumah) sebelah mana soalnya masing-masing punya kelebihan dan kekurangan. BTW di antara marmer dan granit lebih adem mana?

  6. Jadinya sebelum pakai granit atau marmer kudu tahu dulu ya akan digunakan buat di mana, biar ngepas dan lebih tahan lama ketika sudah dipasang

    1. Wah marmer ternyata lebih mahal ya. Dulu aku nggak tahu sih, tahunya granit kelihatan bagus, jadi pilih granit buat di rumah. Ternyata ada yg lebih mahal lagi, hehe. Tapi, emang sesuaikan dengan kebutuhan juga ya.

  7. Ohh aku baru tahu kalau perlu polishing jugaa yaa biar warnanya tetep mengkilat dan ngga buremm. Pengennya sih pake marmer atau granit tapi duaduanya mahal akhirnya ga kepake di lantai wkwkw cuman kepake di meja dapur aja haha

  8. Menurut saya dua-duanya bagus, baik granit maupun marmer, karena masing-masing punya kelebihan. Jadi tinggal disesuaikan saja konsep rumahnya seperti apa, terus sesuaikan furniturnya juga, jadi lantai granit atau marmer yang dipakai menyatu.

  9. Dengan bahan berkualitas seperti keluaran Sika, insyaallah awet dan tahan lama. Meminimalisir perbaikan atau renovasi di masa depan.
    Tempat tinggal pun jadi tempat ternyaman dan menyenangkan

  10. Beberapa hari yang lalu di sosmed saya sliweran video pengambilan batuan alam untuk bahan baku granit. Tapi di kolom komentar saya lihat orang-orang pada berdebat batuan tersebut untuk marmer atau granit. Setelah baca artikel ini baru paham perbedaannya. Thanks ya mbak untuk infonya. Disimpan dulu deh buat referensi rumah di masa depan, ahay.

  11. Marmer memang paling mahal sih. Tapi tampilannya juga keren banget. Tinggal pilih antara marmet Tulungagung atau marmer Itali.
    Nah, kalau granit biasanya buat outdoor. Paling suka granit yang warnanya gelap. Mevvah gitu tampilannya.

  12. Lbh pilih granit aja biar dpt subsidi dan pajaknya murah. Wkwkw. Skrg tuh ngitung pajak jg berdasarkan letak lokasi dan jenis bahan bangunan rumahnya. Smkn mahal taksirannya ya mkn mahal pajaknya. Wkwkwk. Aku mah yg pntg nyaman2 aja. Ga perlu kelihatan mahal tp sebenarnya malah kyk kesusahan di dlmnya. Hehehe.

    Tp kl mau terkesan mewah, ya lebih baik pake lantai berbahan marmer. Lbg glamour kyk org kaya. Hehe.

  13. Saya baru tahu kalau marmer membutuhkan polesan secara teratur untuk mempertahankan kilaunya lho mba. Mau pilih granit atau marmer, memang tergantung selera, kebutuhan dan budget ya hihi.

  14. Pas banget artikelnya.
    Ibuku rencananya mau ganti lantai di rumah. Maklum, karena rumah lama.. jadi beberapa lantai uda ada yang kurang nyaman dilihat plus mau ganti suasana juga. Rasanya artikel ini bisa menjadi panduan untuk memilih sebaiknya lantai granit atau marmer. Karena sebelumnya menggunakan marmer. Dan rapiih banget.

  15. Saya lebih suka marmer sih, tai kalau untuk rumah masih pakai granit karena harga di bawah marmer. Kalau marmer kita bisa cari ukuran yang bedar juga. Bisa pesan ukuran yang sesuai keinginan juga kalau pesan di lokasi langsung, seperti marmer tulungagung.

  16. Klo dilihat dari sudut estetika, marmer punya pola yang lebih bagus yaa.. hanya saja durability-nya tidak sekuat granit. Tinggal kita bisa melakukan perawatan atau enggak aja tuh intinya. Baik marmer maupun granit, bisa melekat sempurna jika menggunakan perekat yang berkualitas seperti Sika.

  17. Marmer emang mahal sih ya. Pernah lihat video pemotongan marmer alam. Nggak heran sih harganya mahal karena sealami itu. Di rumah, kami pakai granit denganmotif yang dimirip-miripin sama marmer, he-he-he. Btw kami pakai Sika juga waktu renov rumah beberapa waktu lalu untuk waterproofing cement-nya.

  18. Hmmm.. ternyata pemilihan material lantai untuk interior itu berbeda dengan eksterior ya, Saya kurang pengalaman sih dengan perlantaian begini. Satu yang saya ingat di rumah family yang pernah saya tinggali itu lantai interiornya dari marmer. Mungkin sekarang usia lantainya sudah 50-an tahun. Dan masih bagus loh…

  19. Marmet dan granit memang dari segi kualitas akan terlihat lebih berbeda. Aku misal nanti bangun rumah lebih milih marmer sih. Semua elemen dapet hehe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *