makan indomie saat diet

Makan Indomie Saat Diet, Emang Boleh? Boleh kok, Asal…

Hai, Sobat Ngopi. Ada yang lagi diet nggak? Pernah nggak sih, kalian tiba-tiba pengin banget makan Indomie goreng pas lagi diet? Pasti berasa dilema banget, ya!

Kalau menurutku sih, nggak masalah kok makan Indomie sekali-sekali, asal masih dalam batas wajar. Misalnya, sebulan sekali, itu masih aman banget.

Yang penting, cara masak dan cara makannya juga harus kalian sesuaikan. Namanya juga lagi diet, jadi jangan sampai makannya kayak orang yang bebas makan apa aja gitu.

Tapi balik lagi ke keyakinan masing-masing, ya. Kalau kalian merasa makan Indomie bisa bikin diet berantakan, ya sebaiknya hindari dulu.

Tapi, kalau sesekali makan Indomie goreng bikin kalian bahagia dan nggak merusak pola makan secara keseluruhan, ya lanjut saja.

Nah, biar tetap aman, yuk coba Indomie Goreng Hack khusus buat yang lagi diet!

Indomie Goreng Hack untuk Kalian yang Lagi Diet

hacks masak indomie saat diet

Kenapa sih orang yang diet disarankan menghindari mie instan? Jawabannya simpel, karena mie instan itu tinggi kalori, garam, dan lemak.

Biasanya mie-nya ‘kan digoreng dulu, lalu bumbunya juga banyak MSG dan sodium.

Tapi, bukan berarti nggak boleh makan sama sekali, ya. Kalau dilarang total, tentu nggak bakal dijual bebas dong. Cuma, porsinya aja yang perlu kalian kontrol.

Dan satu hal yang nggak kalah penting, jangan makan Indomie pakai nasi! Itu sih namanya dobel karbo, bukan hack diet.

Baca juga:  Kenali Jenis Biji Kopi! Biar Bisa Ngopi Sesuai Mood

1. Gunakan Setengah Bumbu Saja

Coba deh, pakai setengah aja dari bumbu Indomie-nya. Kalau terasa kurang asin, boleh tambahkan sedikit garam dapur, tapi jangan banyak-banyak juga.

Biar makin enak, tambahkan bumbu alami kayak irisan bawang merah dan bawang putih yang direbus bareng mie.

Aromanya bakalan lebih sedap, dan rasanya juga jadi lebih “homemade” gitu deh, Sobat Ngopi.

2. Gunakan Setengah Porsi Mie

Selain bumbunya setengah, mienya juga setengah aja. Jadi satu bungkus bisa jadi dua kali masak. Lumayan, hemat dan sehat!

Sebagai pengganti supaya tetap kenyang, tambahkan sayur seperti sawi putih yang kalian iris tipis lalu rebus bareng mie.

Teksturnya jadi lebih beragam, dan perut kalian tetap puas.

3. Jadikan Indomie sebagai Pengganti Nasi

Kalau kalian sudah makan Indomie, artinya jatah nasi hari itu berkurang. Karena sumber karbohidratnya sudah kalian dapatkan dari mie-nya.

Misalnya, kalian biasanya makan nasi dua kali sehari, maka saat kalian makan Indomie, cukup sekali aja makan nasi hari itu.

Please, jangan selalu beranggapan belum makan kalau belum makan nasi saat kalian makan Indomie ya, Sobat Ngopi! Hehehe…

4. Lengkapi dengan Sayur dan Protein

Biar makin bernutrisi, tambahkan sayur dan protein. Sayur bisa dari sawi, wortel, atau brokoli rebus.

Untuk protein, bisa tambahkan telur rebus, ayam suwir, atau tempe goreng tipis.

Baca juga:  Hal Penting yang Jadi Pertimbangan Sebelum Membeli Mobil Bekas

Dengan begitu, meskipun kalian makan Indomie goreng, gizi harian kalian tetap seimbang deh.

Hitung Kalorinya, Jangan Asal Makan!

hitung kalori indomie sebelum makan saat diet

Nah, satu hal yang sering Sobat Ngopi lupakan orang saat makan Indomie di tengah diet adalah menghitung kalorinya.

Padahal, hal ini penting banget biar kalian tuh tahu apakah makanan kalian hari itu masih dalam batas aman atau sudah kelebihan.

Sebungkus Indomie goreng ukuran standar rata-rata mengandung sekitar 350–400 kalori (belum termasuk telur, sayur, atau topping lain).

Kalau kalian tambahkan telur goreng dan sosis, bisa tembus lebih dari 600 kalori. Hampir setara dengan satu porsi nasi lengkap lauk!

Makanya, penting banget buat menyesuaikan menu lainnya di hari itu. Kalau siangnya kalian sudah makan Indomie goreng, mungkin malamnya bisa pilih menu yang lebih ringan seperti sup sayur atau buah potong.

Jadi total asupan kalori kalian tetap seimbang dan nggak bikin diet gagal.

Kalau mau lebih akurat, kalian bisa pakai aplikasi penghitung kalori seperti FatSecret, MyFitnessPal, atau Lifesum.

Dengan begitu, kalian bisa tahu berapa banyak kalori yang masuk dan berapa yang sudah kalian bakar lewat aktivitas harian.

Intinya, boleh kok makan Indomie, asal kalian tahu “harga kalorinya” dan bisa menyesuaikan asupan lainnya. Soalnya, diet yang sukses itu bukan yang menyiksa, tapi yang bisa kalian jalani dengan konsisten dan bahagia.

Baca juga:  Mengurus Sawah Bukan Cuma Soal Menanam, Tapi Juga Mengurus Legalitasnya

Makan Indomie Saat Diet? Nggak Masalah Kok

Kalau kalian tetap mau makan satu bungkus penuh, ya silakan aja! Yang penting, imbangi dengan sayuran dan protein, serta pastikan asupan kalori kalian hari itu nggak berlebihan.

Kuncinya bukan soal melarang, tapi mengatur dan menyeimbangkan.

Selamat mencoba, dan semoga Indomie-nya bisa tetap jadi comfort food tanpa bikin diet kalian gagal ya, Sobat Ngopi!

Bagikan

12 comments

  1. Kak, gambarnya lucu banget!! gemas!! Mengenai makan mie, baru banget lihat podcast dokter Tirta yang bilang, mie itu emang nutrisinya nggak ada makanya klo makan mie aja jadinya nggak sehat. Tapi kalau emang mau makan mie, usahakan ditambah sayur dan telur. Ya, sesuai dengan penjelasan di blog ini.

  2. setuju banget, diet bukan berarti dilarang makan enak. makasih info perhitungannya kak, sangat membantu buat yang pengen diet tapi tetep bahagia

  3. Tips di atas bener banget. Anakku juga cuma pakai separuh aja bumbu mi instan supaya gak kebanyakan, dan gak perlu makan nasi lagi klo sudah makan mi.
    Aku sendiri? Karena usia sudah 40++ gak pernah makan mi instan lagi. *sadar diri dan sadar usia, kwkwkwk

  4. Entah kenapa ya kalau makan indomie doang itu kenyangnya bentar banget nggak sampai 2 jam lapar lagi. Kalau Di keluargaku maka mie instannya 1 bungkus buat berdua hihi

  5. Aku dulu suka makan mie dan bisa seminggu sampai beberapa kali. Sekarang, kayanya seminggu sekali, kadang malah enggak. Tergantung mood dan stok. Sebenarnya makan mie itu gak papa banget, dengan catatan, tambah sayur, protein. Cuma seringnya kita, makan mie + nasi. Kayanya konsep pemikiran kita yang makan karbo banyak = kenyang, ini juga kudu diperbaiki

  6. Iyaa, sebenarnya masih aman koq makan mie instant itu asal jangan sering² yaa sepekan sekali sudah cukup. Terus pas masak mie, usahakan lebih banyak sayurnya daripada mie nya. Atau minimal sama jadi imbang mie dan sayurnya. Terus tambahkan protein seperti telur. Terus jangan tambah kerupuk hehe..nanti dietnya gagal soalnya kebanyakan karbonya…

  7. Aku kalau makan indomie tuh isinya kudu lengkap. Dulu pas masih anak-anak kalau makan indomie kudu sama nasi, sekarang setelah tahu kalau mereka adalah karbo jadi membiasakan diri untuk tidak memakannya secara bersamaan. Wkwkwkw..

    Aku lebih suka kalau indomie itu ada sayur yang lengkap, ada telur sama ayam yang direbus jadi satu. Ahh, jadi lapar… 😀

  8. Sejak terbiasa makan mie dengan bumbu setengah atau cukup tumisan bawang tanpa penyedap lagi sekarang menurut saya kalau beli dan diracik normal itu terlalu asin.
    Ternyata mie juga bisa jadi alternatif pas diet ya.. mungkin bisa juga sekalian pilih mie shirataki yang dianggap lebih sehat.

  9. Terlepas dari sedang diet/tidak, tapi emang kalau saya makan mie instant itu malah cepat lapar lagi. Biasanya makan mie kalau sedang kepepet, kayak pas hujan susah banget pesan makan online, terpaksalah makan mie.

    But, khusus yang sedang diet, dengan penuh perhitungan seperti dijelaskan di sini, mie masih bisa jadi comfort food ternyata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *