Kisah Cinta Kotak-Kotak

Saya sebenarnya tidak bisa menulis kisah cinta. Mungkin karena saya tidak romantis Pernah mencoba berkali-kali membuat outline cerita cinta dengan alur yang mendayu-dayu. Tapi akhirnya pasti gagal.

Saat Easy Writing -salah satu komunitas kepenulisan yang saya ikuti- mengadakan tantangan menulis Flash Fiction bertema cinta saya langsung kalang kabut, Seharian saya tidak bisa berhenti memikirkan cerita apa yang akan saya tulis. Akhirnya saya menulis tentang sepotong kisah dari kisah cinta teman dekat saya. Kebetulan dia sering curhat ke saya.

Dan saya pun menulis sebuah Flash Fiction dengan judul Romi dan Yuni. Kenapa Yuni? Kenapa bukan Yuli? Saya hanya berpikir kalau pacar sahabat saya terlalu berlebihan dalam mencintai. Seakan-akan ia rela mati bak Romi/Romeo untuk teman saya itu. Sayangnya teman saya bukan Juliet/Yuli yang juga rela mati untuknya.

Menurut teman saya yang lain (bukan teman saya dalam cerita ini ya) ia merasa cerita saya aneh katanya. Romantis tidak, sedih juga tidak. Yah meski cerita ini tidak jelas juntrungannya tapi ini adalah cerita paling padat dengan dialog teringan yang pernah saya buat. Hehehe…

Kisah Cinta Kotak-Kotak adalah buku antologi kedua saya dan buku antologi pertama saya bersama Easy Writing. Dalam buku ini ada 61 Flash Fiction tentang kisah cinta. Kisah cinta dalam buku antologi ini keren-keren deh pokoknya. Saya merasa bangga karena cerita saya bisa bersanding dengan tulisan-tulisan kece tersebut. Sekaligus sedikit malu sebab cerita saya yang belum sempurnah. Tapi tak mengapa, ini akan jadi pelajaran. Sekaligus jalan yang harus saya tempuh untuk menemukan passion dan genre kepenulisan saya.

Bagikan
About Luluk Sobari 25 Articles
Hai! Saya Luluk Sobari. Seorang perempuan yang suka membaca, menulis, dan berkebun. Semoga tulisan-tulisan saya dalam blog ini dapat memberikan manfaat untuk kalian semua meski hanya sedikit.

1 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*