7 Fakta Menarik Kepulauan Seribu Yang Wajib Kamu Ketahui

Berbicara destinasi wisata yang dimiliki oleh Provinsi DKI Jakarta tentu saja bukan hanya Ancol, Kota Tua, Monas, atau TMII. Ada satu destinasi lannya yang wajib kamu kunjungi, yaitu Kepulauan Seribu. Jika kamu berkunjung kesana kamu tidak akan menemukan yang namanya kemacetan dan kotornya udara karena polusi.  Nah buat kamu yang langsung tertarik ingin kesana, yuk simak dulu serba-serbi Kepulauan Seribu berikut yang sudah saya rangkum dari berbagai sumber dan juga dari pengalaman pribadi.

1.Kabupaten Administrasi

Sumber: /wartakota.tribunnews.com

Kepualuan Seribu ternyata adalah satu-satunya Kabupaten Administrasi di Indonesia loh. Apa sih Kabupaten Administrasi itu? Dilansir dari Wikipedia.com Kabupaten Administrasi adalah wilayah administrasi di Indonesia di bawah provinsi. Kabupaten Administrasi bukanlah daerah otonom, oleh sebab itu Bupati dan Wakil Bupatinya diangkat langsung oleh Gubernur dari kalangan pegawai negeri sipil. Di Kabupaten Administrasi ini juga tidak ada yang namanya DPRD.

2. Jumlah Pulaunya Bukan Seribu

Sumber: /poskotanews.com

Awalnya saya berpikir, karena namanya Kepulauan Seribu berarti jumlah pulaunya seribu. Ternyata saya salah. Dilansir dari Wikipedia.com juga, ternyata jumlah pulau di Kepulauan Seribu hanya sekitar 342 pulau saja. Termasuk pulau-pulau pasir dan terumbu karang. Dari sekian banyak pulau yang ada, ternyata hanya ada 11 pulau yang dihuni, diantaranya Pulau Tidung, Pulau pramuka, Pulau Kelapa, Pulau Harapan, dan Pulau Sebira. Kenapa namanya Kepulauan Seribu? Dari banyak artikel yang saya cari, belum banyak yang membahas hal tersebut. Sepertinya nama itu hanya untuk menunjukkan bahwa kepulauan seribu terdiri dari banyak pulau.

3. Tempat Konservasi Maskot DKI Jakarta

Sumber: /kanalkalimantan.com

Ayo apa maskot DKI Jakarta? Kalau jawabanmu adalah ondel-ondel dan Monas, kamu salah. Melalui Keputusan Gubernur No. 1796 Tahun 1989, Gubernur Ali Sadikin menetapkan Elang Bondol dengan posisi bertengger pada sebuah ranting sambil mencengkeram salak Condet sebagai maskot Jakarta. Sayangnya maskot ini sepertinya sudah banyak dilupakan oleh warga Jakarta Sendiri. Sedihnya lagi Elang Bondol ini sudah hampir punah. Buat kamu yang ingin melihat rupa dari Elang Bondol secara langsung, kamu bisa berkunjung ke Pulau Kotok yang merupakan tempat konservasi Elang Bondol. Jika nanti kamu kesana jangan berisik ya! Karena Elang Bondol sensitif terhadap suara.

4. Sepadat  Jakarta

Sumber: Koleksi Pribadi

Memang tak ada yang namanya kemacetan dan udara yang kotor. Tapi soal padatanya penduduk, ternyata Kepulauan Seribu sama saja dengan kakaknya (Jakarta). Ketika saya berkunjung ke MIN 17 yang terletak di Pulau Kelapa, sang Kepala Sekolah mengatakan bahwa lahan di Pulau Kelapa sudah tak tersisa alias habis. Saat berkeliling di Pulau Harapan pun saya juga menyaksikan rumah-rumah penduduk yang berdempetan layaknya perkampungan di perkotaan. Sepertinya  hal ini juga terjadi di 9 pulau berpenghuni lainnya. Jika kita menuliskan kata kunci ‘padatnya Kepulauan Seribu’ di Google Search, maka kita akan menemukan banyak artikel yang menjelaskan bahwa pulau-pulau di Kepualauan Seribu sudah sangat padat.

5. Banyak Pulau Pribadi

Sumber: Koleksi Pribadi

Duh rasanya akal sehat ini menolak ya jika mendengar ada orang yang punya pulau pribadi. Sekaya apa sih sehingga sanggup membeli sebuah pulau? Tapi itu semua nyata adanya. Salah satu Pemandu wisata saat saya berkunjung ke Kepulauan Seribu menjelaskan bahwa banyak sekali pulau-pulau tak berpenghuni yang sudah menjadi milik pribadi. Saya pikir pulau-pulau itu dibeli oleh orang luar negeri, ternyata sang Pemandu Wisata juga menyebutkan beberapa nama tokoh publik Indonesia yang sangat terkenal. Memang sih dibeli oleh bangsa sendiri, tapi ya kok tetap sedih ya mendengarnya? Kok pulau diperjual belikan? Harusnya itu kan menjadi kekayaan alam milik Negara yang harus dijaga dan dilindungi? Eits… tidak perlu ikut emosi, jual beli pulau ini sekarang sudah di larang kok. (Ini juga kata pemandunya, hehehe)^-^

6. Kapal VS Mobil

Sumber: Koleksi Pribadi

Bagi kita mungkin mobil masuk ke dalam daftar barang yang wajib dimiliki. Sehingga kita rela menabung atau membelinya dengan cara kredit. Bagi kita mobil juga bisa sangat membantu kita dalam banyak hal. Berbeda dengan di Kepulauan Seribu, disana kamu tidak akan menemukan mobil sama sekali. Rasanya hal itu wajar saja. Pertama Pulau-pulau di kepulauan seribu merupakan pulau-pulau kecil. Sebut saja Pulau Tidung yang merupakan pulau terbesar luasnya hanya 60 hektar. Rasanya sudah cukup untuk bisa mengelilingi seluruh area pulau dengan motor. Kedua, pulau-pulau disana padat penduduk.  Hal itu menyebabkan jalan-jalan disana merupakan jalan setapak dan gang-gang kecil yang tak bisa dilewati oleh mobil. Karena terdiri dari pulau-pulau kecil itulah maka kapal/perahu rasanya lebih dibutuhkan ketimbang mobil.  Kalau tidak ada kapal/perahu maka para penduduk tidak bisa saling berkunjung .

7. Pasukan Kuning dan Pasukan Biru

Sumber: /lensaberitaterkini.blogspot.com

Meski jaraknya harus ditempuh melalui perjalanan laut kurang lebih 1-3 jam. Serta bedanya kebiasaan yang sangat mencolok. Juga kondisi alam dan udara yang bertolak belakang. Keberadaan para Pasukan Orange dan Pasukan Biru akan selalu menyadarkan kita bahwa Kepulauan Seribu benar-benar masuk dalam wilayah DKI Jakarta. Pada pagi hari atau sore hari kita akan menemukan banyak pasukan orange yang menyapu jalan, sementara Pasukan Biru terlihat membersihkan laut dari sampah.

Bagaimana? Apakah sekarang kamu sudah siap berkunjung ke Kepulauan Seribu? Dan siap menemukan fakta-fakta tentang Kepulauan Seribu lainnya? ^-^

Depok, 6 Oktober 2019

Bagikan
About Luluk Sobari 25 Articles
Hai! Saya Luluk Sobari. Seorang perempuan yang suka membaca, menulis, dan berkebun. Semoga tulisan-tulisan saya dalam blog ini dapat memberikan manfaat untuk kalian semua meski hanya sedikit.

2 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*